2.700 CALON DOKTER TIDAK LULUS UJI KOMPETENSI PROFESI KEDOKTERAN

Logo IDI

Logo IDI

MEDAN,(BERITA 5 INDONESIA): Terkait sebanyak 2.700 calon dokter di Indonesia tidak lulus dalam uji kompetensi profesi kedokteran, membuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Utara (Sumut) prihatin dan angkat bicara.

 

“Apakah para sarjana kedokteran itu yang tidak layak menjadi dokter atau memang standar yang diberikan perguruan tinggi yang belum mampu menjawab kebutuhan negara,” kata ketua IDI Sumut dr.Edy Ardiansyah SpOG(K) kepada wartawan di Medan, Selasa,(25/6).

 

Edy menilai, jumlah ketidak lulusan uji kompetensi profesi kedokteran calon dokter yang sebesar itu memang sudah sepatutnya menjadi bahan evaluasi bersama. Apalagi dengan besarnya angka ketidak lulusan itu menimbulkan berbagai pertanyaan dari berbagai pihak.

 

“Kedepan harus duduk bersama untuk melihat apa kebutuhan sebenarnya.Kalau seandainya memang kurang,dimana peran perguruan tinggi untuk meningkatkan kemampuan kompentensinya. Itu perlu dievaluasi juga,” sebut Edy.

 

Menurut dia, dari 2.700 calon dokter yang gagal uji kompetensi profesi kedokteran itu, diantaranya terdapat dari perguruan tinggi di Sumut dan jumlahnya mencapai ratusan orang.

 

“Ratusan ada, tapi memang yang lebih mengetahuinya adalah dari masing-masing universitasnya sendiri,” tegas Edy.

 

Seperti diketahui, meski para mahasiswa kedokteran telah menyelesaikan studinya di universitas serta telah melakukan praktek coass, namun para sarjana kedokteran itu belum dapat menyandang gelar dokternya jika belum lulus uji kompetensi, hal itu telah diberlakukan sejak 2014.(Baginda).

Berita Terkait