DESA HUTAGINJANG, TAPUT MENJADI DESA SADAR JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN

Deputi Direktur BPJS ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, Umardin Lubis menyerahkan santunan kepada salah seorang ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Desa Hutaginjang, Taput.

Deputi Direktur BPJS ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut, Umardin Lubis menyerahkan santunan kepada salah seorang ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Desa Hutaginjang, Taput.

TAPANULI UTARA,SUMUT(BERITA 5 INDONESIA): Desa Hutaginjang di Kecamatan Muara, Tapanuli Utara,Sumut ditetapkan menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan untuk kawasan wilayah kerja kantor BPJS ketenagakerjaan cabang Pematangsiantar.

 

Penetapan dan peresmian Desa Sadar jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dilakukan, Sabtu,(4/5) itu dilakukan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan,Rekson Silaban,Deputi Direk tur BPJS Ketenagkerjaan Wilayah Sumbagut,Umardin Lubis dan Bupati Taput,Nikson Nababan didampingi kepala cabang BPJS ketenagakerjaan Pematangsiantar,Nurmansyah, Assisten Deputi Bidang Kepesertaan dan Keuangan Budi Pramono dan staf lainnya.

 

Rekson Silaban dalam  sambutannya mengatakan,di Indonesia  ada sekitar 74.000 desa, namun masih sekitar 20.000 desa yang sudah menjadi desa sadar BPJS Ketenagakerjaan. Dan Desa Hutaginjang di Taput merupakan salah satu dari 20 desa se-Indonesia yang diresmikan menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

 

“Kami berharap agar Desa ini menjadi motivasi bagi desa lainnya untuk menjadi peserta sehingga para pekerja dan petani memperoleh kenyamanan dan jaminan. Kita juga melihat pro gram pembangunan yang dilaksanakan Bupati Taput sangat prgogesif sehingga perlu dukungan penuh semua pihak demi kesejateraan masyarakat,” ucap Rekson Silaban.

 

Pada acara yang turut dihadiri para pimpinan OPD, para Camat dan Kepala Desa se-Tapa nuli Utara serta para tokoh masyarakat tersebut,pihak BPJS ketenagakerjaan menyerahkan klaim santunan senilai Rp 400 juta kepada 7 keluarga ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.

 

Selain itu juga dilakukan penyerahan kartu kepesertaan dan penandatanganan MoU antara BPJS ketenagakerjaan di lakukan kepala cabang kantor BPJS ketenagakerjaan Pematangsiantar, Nurmansyah dengan kepala desa Hutaginjang, Karsan Simare-mare.

 

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan mengungkapkan rakyat haruslah terlindungi dan pembangunan tidak semata-mata secara fisik namun juga sumber daya manusia.

 

Seluruh kepala desa yang hadir saat ini diharapkan jangan ada yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Kalau ada yang belum masuk menjadi peserta agar dana desanya ditahan dulu," ujarnya.

 

Serta ke depannya apabila anggaran mencukupi, pihaknya akan merencanakan pekerja-pekerja lainnya maupun guru huria, guru sekolah minggu dan para ustadz akan didaftarkan menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.(Rizky Siregar).

Berita Terkait