MALIN KUNDANG SI ANAK DURHAKA DISUMPAH IBUNYA MENJADI BATU !

Beginilah posisi tubuh Malin Kundang  saat bersimpuh di tanah dan ketika sumpah ibunya dikabulkan Allah SWT.

Beginilah posisi tubuh Malin Kundang saat bersimpuh di tanah dan ketika sumpah ibunya dikabulkan Allah SWT.

PADANG,SUMBAR,(BERITA 5 INDONESIA): Jika sumpah ibu saat ini seampuh sumpah dan doa ibu si Malin Kundang, maka dapat dibayangkan, sudah banyak anak-anak durhaka di muka bumi ini yang disumpah menjadi batu. Seperti batu-batu sumpahan tubuh si Malin Kundang dan kapal kebanggaan yang masih dapat kita lihat di tepi pantai di kota Padang, Sumatera barat itu.

 

Gambaran batu, seperti posisi tubuh Malin Kundang, ketika bersimpuh, meminta ampun kepada ibunya, serta bentuk kapal dan seluruh isi kapal kebanggaan Malin Kundang, masih dapat kita lihat, semuanya sudah tersumpah menjadi batu ! Ya, benar sudah menjadi batu !

 

Malin Kundang, seorang anak desa yang berhasil dan hidup kaya raya di perantauan, berkat doa ibundanya, dikisahkan, kembali pulang ke desanya, namun dia lupa dan durhaka dengan ibu yang melahirkan dan mendoakannya selama ini.

 

Bukankah, murkah orang tua adalah murkah Allah SWT. Maka, hati ibu yang teramat sangat sakitnya, karena durhakanya si Malin Kundang, meminta kepada Allah pembuktian atas kedurhakaan seorang anak kepada ibunya. Doa dan permintaan pembuktian ibu Malin Kundang itu langsung dijawab Allah SWT. Dan seketika itu, alam, laut tanah dan udara bersaksi, segala benda dan tubuh yang dimilki dan disombongkan si Malin Kundang berubah menjadi batu !

 

Batu-batu yang tidak bernyawa itu masih dapat kita lihat. Dan ditempat ini kita dapat berpikir, murkahnya orang tua itu sangat dahsyat. Dan disitu kita juga dapat merenung, sudah berapa banyak kedurhakaan kita kepada orang tua, khususnya ibu yang melahirkan kita.

 

Nah, segeralah meminta ampun kepada mereka, apakah mereka masih hidup dan dapat kita temui atau apakah mereka sudah tidak dapat kita temui lagi, karena sudah meninggal dunia.

 

Terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan, 1440 H. tahun ini, mari bersihkan jiwa dan dosa-dosa kita. Bersegaralah, sebelum terlambat !

 

Kami juga, keluarga besar Pimpinan, Staf dan seluruh wartawan Media  BERITA 5 INDONESIA mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1440 H, mohon maaf lahir dan batin. (Baginda Rajo Mataniari).

Berita Terkait