MANTAN KETUM PSSI DUKUNG KERJA SATGAS ANTIMAFIA BOLA

Mantan ketua umum PSSI,Djohar Arifin Husin, (kanan) ketika berbincang serius dengan Wakil ketua PWI Pematangsiantar, Mulia Siregar, usai sholat Jumat di Masjid Al Ikhlas Pematangsiantar, Jumat (5/4).

Mantan ketua umum PSSI,Djohar Arifin Husin, (kanan) ketika berbincang serius dengan Wakil ketua PWI Pematangsiantar, Mulia Siregar, usai sholat Jumat di Masjid Al Ikhlas Pematangsiantar, Jumat (5/4).

PEMATANGSIANTAR,(BERITA 5 INDONESIA): Mantan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), priode 2011-2015, Djohar Arifin Husin mengungkapkan, sepakbola Indonesia akan dapat berjaya jika pengurus sepakbola bersih dari praktek-praktek suap dan pengaturan skor pertandingan.

 

“Sepakbola kita (Indonesia) baru bisa berhasil jika semuanya sudah bersih, khususnya terhadap oknum pengurusnya,” kata Djohar Arifin menjawab BERITA 5 INDONESIA, usai melaksanakan sholat Jumat di Masjid Al Ikhlas, jalan Sisingamangaraja Pematangsiantar, Jumat (5/4). Ketika itu, Djohar Arifin bertindak sebagai khatib dan imam sholat Jumat.

 

Untuk itu, mantan pengurus PSSI yang menggantikan dinasti kepengurusan Nurdin Halid tersebut, menyatakan sangat setuju terhadap pembentukan dan kinerja Satgas Antimafia Bola yang saat ini sedang melakukan kerjanya.

 

“Jika perlu, Satgas Antimafia Bola juga melakukan pengusutan sampai ke daerah-daerah, karena di daerah juga terjadi perbuatan praktek-praktek seperti suap dan atur mengatur skor hasil pertandingan,” tegasnya.

 

Menurut Djohar Arifin yang pernah menjabat jabatan sekretaris jenderal komite olah raga nasional Indonesia dengan pimpinan Agum Gumelar itu mengatakan, pembentukan dan pembersihan terhadap oknum yang melakukan praktek suap serta atur mengatur skor pertandingan itu sejak dimasanya sudah pernah dia usulkan, namun tidak terlaksana dan pihaknya banyak mendapat tantangan dari kalangan pengurus sendiri.

 

Ketika itu, sebut mantan pengurus PSSI Sumut itu, selain FIFA klub-klub sepakbola Eropa enggan datang ke Indonesia karena dunia sepakbola Indonesia citranya dalam keadaan benar-benar terpuruk.(RAP.Negara Siregar).

Berita Terkait