SELAMA DELAPAN JAM SEBAGIAN WARGA DALAM KEGELAPAN

Terlihat petugas PLN dibantu warga sedang berusaha menyingkirkan pohon yang tumbang dan memutuskan jaringan kawat listik di jalan Maluku Pematangsiantar, Kamis,(4/4) malam.

Terlihat petugas PLN dibantu warga sedang berusaha menyingkirkan pohon yang tumbang dan memutuskan jaringan kawat listik di jalan Maluku Pematangsiantar, Kamis,(4/4) malam.

Hujan angin dan petir landa kota P.Siantar :

 

PEMATANGSIANTAR,(BERITA 5 INDONESIA): Sebagian warga di kota Pematangsiantar berada dalam kondisi kegelapan selama hampir delapan jam pada Kamis (4/4) malam. Kondisi itu disebabkan aliran listrik padam akibat sejumlah jaringan listrik putus dan rusak terkena sambaran petir serta dahan pohon tumbang.

 

Manejer Rayon PLN Pematangsiantar, Marijen Rajagukguk kepada BERITA 5 INDONESIA, Kamis,(4/4) mengatakan, akibat hujan deras bercampur angin kencang dan sambaran petir melanda kota Pematangsiantar pada pukul 19.00 wib, Kamis malam itu telah menyebabkan aliran listrik terganggu.

 

Terganggunya aliran listrik itu disebabkan beberapa jaringan listrik putus dan travo meledak terkena dahan-dahan pohon yang patah serta pohon yang tumbang. Hal itu seperti yang terjadi di jalan Maluku, dekat dengan rumah dinas Wakil Walikota Pematangsiantar.

 

“Setelah ada informasi listrik padam dan terjadi kerusakan jaringan listrik, saya bersama petugas langsung terjun kelokasi dan berusaha memperbaiki jaringan yang rusak,” sebut Rajagukguk.

 

Dan karena kerusakan yang terjadi cukup berat, seperti harus menggeser dahan kayu yang mengenai jaringajn listrik, maka perbaikan baru dapat diselesaikan setelah hampir tujuh jam lamanya malam itu juga, sebut dia.

 

Manejer Rayon Pematangsiantar selanjutnya berharap, adanya kerjasama dengan pihak dinas Tata Ruang dan Pemukiman atau pihak pertamanan kota Pematangsiantar untuk menata tanaman pelindung yang ada di tepi jalan, terutama memangkas dan memotong pohon-pohon yang akan dapat membahayakan jaringan listrik.(Rizky Siregar)

Berita Terkait