KANTOR IMIGRASI KELAS II NON TPI P.SIANTAR BENTUK TIM PORA TINGKAT KECAMATAN

Tim PORA tingkat kecamatan kota Pematangsiantar yang dibentuk , foto bersama dengan pejabat kantor Imigrasi,perwakilan Pemko.Pematangsiantar,perwakilan Kajari dan Polres.Pematangsiantar.

Tim PORA tingkat kecamatan kota Pematangsiantar yang dibentuk , foto bersama dengan pejabat kantor Imigrasi,perwakilan Pemko.Pematangsiantar,perwakilan Kajari dan Polres.Pematangsiantar.

Aktivitas orang asing menjadi perhatian khusus:

 

PEMATANGSIANTAR,(BERITA 5 INDONESIA): Kehadiran orang asing (Warga Negara Asing) di tanah air memang cukup diperlukan, namun disisi lain, aktivitas mereka, terutama di daerah-daerah perlu menjadi perhatian khusus, karena banyaknya orang asing melakukan kegiatan yang menyalahi izin yang mereka gunakan.

 

“Untuk kepentingan pengawasan aktivitas orang asing itulah diperlukan tim kordinasi antar instansi di daerah. Tim tersebut diberi nama Tim PORA (Pengawasan Orang Asing),” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pematangsiantar, Alrin Tambunan, SH.MH dalam sambutan pembukaan pembentukan Tim PORA tingkat kecamatan se kota Pematangsiantar, di Horison Hotel, Pematangsiantar,Kamis,(28/3).

 

Baca Juga : IMIGRASI P.SIANTAR DEPORTASI SATU LAGI ANAK PEREMPUAN WARGA MALAYSIA

 

Pembentukan dan pengukuhan Tim PORA tingkat Kecamatan itu dihadiri Kepala Sub Bidang Inteligen Divisi Keimigrasian Kemenkumham Wilayah Sumatera Utara, Dedi Firman, Sekretaris kota mewakili Walikota Pematangsiantar, Budi Utari Siregar, mewakili Kajari Pematangsiantar, Kasi Intel kajari Pematangsiantar, BAS Faomasi Jaya Laila dan perwakilan Kapolres Pematangsiantar.

 

Menurut Tambunan, dengan pemberian bebas visa kepada warga dari 169 negara di dunia untuk berkunjung ke Indonesia, ternyata telah banyak disalah gunakan pendatang Asing tersebut dalam prakteknya di daerah-daerah. Hal itu seperti menjadi pekerja di perusahaan-perusahaan, melakukan kegiatan bisnis ilegal dan sebagainya.

 

“Tim PORA tingkat kecamatan dibentuk guna mempermuda dalam pengawasan terhadap orang asing yang ada di kecamatan, wilayah kerjanya,” sebut Tambunan.

 

Baca Juga : IMIGRASI PEMATANGSIANTAR SUDAH TERBITKAN 546 PASPOR CALON HAJI 2019

 

Tim PORA tingkat kecamatan se kota Pematangsiantar itu di bawah kordinasi Kasi Intel Dakim kantor Imigrasi Pematangsiantar, Muhamad Reza Sulaiman dengan melibatkan aparat  dari kantor Kecamatan, Koramil dan Polsek di kecamatan.

 

Walikota Pematangsiantar yang diwakili Sekretaris kota, Budi Utari Siregar, dalam sambutannya memberikan apresiasi dan dukungannya atas pembentukan Tim PORA tingkat Kecamatan di daerahnya.

 

”Selain daerah membutuhkan kehadiran orang asing itu untuk kemajuan, disisi lain kita harus juga memberikan kewaspadaan khusus terhadap orang asing tersebut,” kata Budi Utara.

 

Sementara Kepala Sub Bidang Inteligen Divisi Keimigrasian Kemenkumham wilayah Sumatera Utara, Dedi Firman, dalam pernyataannya pada Tim PORA tingkat kecamatan se kota Pematangsiantar yang baru dibentuk, memberikan contoh terhadap aktivitas orang asing di daerah - daerah yang telah menyalah gunakan izin yang dipegangnya.

 

Satu orang asing di Sibolga, warga negara turunan India, sempat melakukan perkawinan dengan warga Sibolga dan telah menyalahi izin tinggal yang dimilikinya. Kasus itu sedang ditangani kantor Imigrasi di Sibolga.

 

Berikutnya kasus empat orang asing (WNA) yang tertangkap di wilayah Deli Serdang, diantara nya ditemukan bisa memiliki e KTP Indonesia dan kasusnya juga sedang ditangani kantor Imigreasi Medan.(Rizky Siregar).

Berita Terkait