INTERAKSI PELANGGAN DAN PETUGAS PDAM TIRTA ULI P.SIANTAR, SEMAKIN TERBUKA

Terlihat suasana antara pelanggan dengan petugas loket PDAM Tirta Uli semangkin hangat dan terbuka.

Terlihat suasana antara pelanggan dengan petugas loket PDAM Tirta Uli semangkin hangat dan terbuka.

PEMATANGSIANTAR,(BERITA 5 INDONESIA): Tujuannya untuk semakin mendekatkan interaksi antara masyarakat pelanggannya dengan petugas pelayanan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Uli Pematangsiantar, sengaja membangun loket-loket pelayanan terbuka tanpa skat pembatas lagi.

 

Seperti yang dibangun di loket pelayanan pelanggan di kantor PDAM Tirta Uli di jalan Porsea Pematangsiantar, kini pelanggan langsung berhadapan dengan petugas pelayanan tanpa dibatasi dinding skat lainnya.

 

LOKET PDAM T

Sebelumnya, pelanggan hanya dapat berkomunikasi melalui ruang ukuran tertentu dan dibatasi kaca.

 

 

“Ini baru pelayanan terbuka. Artinya tidak selama ini, kalau pelanggan ingin berbicara dengan petugas di loket pelayanan harus mendekatkan muka ke lobang skat yang disediakan,” kata H.Abdul Rahman Siregar, seorang tokoh masyarakat di kota Pematangsiantar, kepada wartawan BERITA 5 INDONESIA, Jumat (15/3).

 

Lanjut tokoh itu, apalagi jika yang datang (pelanggan) usianya tua, maka dapat dipastikan komunikasi dengan petugas di loket itu kebanyakan berbuntut ribut bercampur emosi.

 

Hal itu disebabkan, pembicaraan kurang jelas terdengar dan wajah petugas tidak terlihat jelas, apakah berwajah ramah dan tetap tersenyum atau sebaliknya menampilkan wajah marah.

 

Namun saat ini, dengan sistem pelayanan terbuka langsung di atas meja, wajah ke dua pihak terlihat jelas dan dialog dipastikan berlangsung ramah.

 

“Kalau bisa loket-loket pelayanan milik PDAM Tirta Uli dibangun terbuka seperti inillah, supaya (agar) komunikasi enak dan saling berhadapan antara pelanggan dengan petugas pelayanannya,” harap Siregar.(Rizky Siregar).

Berita Terkait