GAPURA PERJUANGAN DAN GAPURA PERBATASAN DI PINTU MASUK KOTA PEMATANGSIANTAR SUMBANGAN PT.STTC

Gapura Perjuangan yang berdiri gagah di pintu masuk ke kota Pematangsiantar, disumbangkan PT.STTC  dalam Gerakan Marsipature Hutana Be pada 1991.

Gapura Perjuangan yang berdiri gagah di pintu masuk ke kota Pematangsiantar, disumbangkan PT.STTC dalam Gerakan Marsipature Hutana Be pada 1991.

PEMATANGSIANTAR,(BERITA 5 INDONESIA): Dua buah Gapura Perjuangan yang merupakan duplikat Gapura Perjuangan yang ada di lapangan Merdeka kota Pematangsiantar masih tampak gagah berdiri di jalur pintu masuk ke kota Pematangsiantar dari arah kota Medan.

 

Sayangnya, posisi Gapura yang berada di kanan dan kiri jalan provinsi lintas Sumatera di kelurahan Tambun Nabolon, kecamatan Siantar Martoba kota Pematangsiantar itu sudah nyaris tertutupi tanaman dan Baleho-baleho yang banyak berdiri di sekitar komplek Gapura itu.

 

Pada awalnya, Gapura yang menjadi lambang perbatasan kota Pematangsiantar dengan Kabupaten Simalungun itu cukup menarik perhatian para pelintas yang datang dari kota Medan menuju kota Pematangsiantar.

 

Gapura ini murni sumbangan dari PT.Sumatera Tobacco Trading Company (STTC) Pematangsiantar dalam ikut mendukung gerakan Marsipature Hutana be (MHB) yang digagas Gubernur Sumatera Utara ketika itu, Raja Inal Siregar.

 

Baca Juga : MASYARAKAT KOTA ”LEMANG” TEBING TINGGI BERHARAP PT.STTC LEBIH BANYAK LAGI BERPARTISIPASI

 

Dan Gapura itu sendiri diresmikan, usai pekerjaan pembangunannya bertepatan dengan Hari Jadi kota Pematangsiantar pada 24 April 1991 oleh Gubernur Raja Inal Siregar. Untuk bukti sejarah dari pekerjaan dan peresmian Gapura tersebut, dibuatkan di lokasi Gapura itu, tembok prasasti peresmian yang memperlihatkan nama dan tanda tangan Gubernur Sumatera Utara, Raja Inal Siregar, di sebelah kiri jalan dan pada sisi kanan jalan dibangun tembok prasasti PT.STTC selaku pembangun Gapura tersebut.

 

GAPURA 3

(Prasasti peresmian Gapura Perjuangan yang ditandatangani Gubernur Sumatera Utara, Raja Inal Siregar tahun 1991)

 

Usai pembangunan Gapura Perjuangan itu, selanjutnya PT.STTC menambahkan satu lagi Gapura Gerbang Perbatasan kota Pematangsiantar dengan Kabupaten Simalungun tepat membentang di atas badan jalan masuk ke kawasan kota Pematangsiantar di dekat Gapura Perjuangan. Gapura Gerbang Perbatasan itu dibuat dengan menggunakan besi yang terakhir ini tempat tersebut banyak digunakan menjadi lokasi pemajangan spanduk-spanduk berbagai kegiatan yang dilakukan di kota ini.

 

GAPURA 2

(Prasasti berisi pernyataan Bangunan Gapura Perjuangan merupakan sumbangan PT.STTC dalam Gerakan Marsipature Hutana Be tahun 1991)

 

Dan Gapura Gerbang Perbatasan itu sendiri, sesuai dengan prasasti yang terpajang di dinding Gapura, diresmikan tahun 2004 oleh Wakil Walikota Pematangsiantar Ir.H.Kurnia Rajasyah Saragih.

 

Wartawan BERITA 5 INDONESIA yang turun ke lokasi berdirinya Gapura-gapura itu, yaitu Gapura Perjuangan dan Gapura Gerbang Perbatasan, terlihat beberapa pekerja sedang melakukan pengecatan pada bagian-bagian bangunan yang ada di kompleks Gapura-gapura tersebut.(Dede R Zega).

Berita Terkait